Rabu, 29 Juni 2011

puji syukur tiada tara

Alhamdulillah...
hasil ujian kemarin tidak mengecewakan..
akhirnya,,
aku bs melihat mereka tersenyum,,
terima kasih ya ALLAH..

Kamis, 16 Juni 2011

Don't fear mistakes

Mistakes and bad decisions are some of our greatest teachers.
If you never did anything wrong, you would never learn anything new.
Think of mistakes as opportunities to learn and grow, and give yourself full license to make them.
We are all imperfect people.
If you are able to embrace your imperfections and laugh at yourself,
you will become more flexible and open-minded.

Sabtu, 05 Februari 2011

Quotes

"Adikku, engkau bertanya apakah tujuan asli dari kegagalan. Hmm ... Engkau harus menerima, bahwa engkau tidak harus berhasil dalam semua hal, dan terkadang engkau memang harus digagalkan untuk berhasil. Memang sulit mendamaikan hatimu yang muda dan membantumu mengerti bahwa semua kakakmu yang diijinkan Tuhan untuk berhasil, karena mereka gagal dalam semua hal yang bukan pekerjaan mereka sekarang." (Mario Teguh)

"Mengapa? Oh, dia membuatmu jatuh cinta, dan setelah leleh hatimu dalam harapan indah bersamanya, dengan santai dia mengabaikanmu bak boneka perca yang usang dan lusuh. Memang tak terperikan pedihnya pengabaian oleh orang yang kau cintai, tapi bukankah ini sebuah berkah bahwa dibukakan keasliannya yang keji sekarang, dan tidak nanti saat engkau tak mungkin selamat dari pengkhianatannya? Bersyukurlah." (Mario Teguh)

Sabtu, 16 Januari 2010

keajaiban mimpi dan keinginan

setiap orang pasti memilki mimpi..
ada yang hanya bermimpi sederhana..
ada juga yang bermimpi tak terduga..
mereka pun berlomba-lomba tuk mewujudkannya walau terkadang ada pula yang hanya memasrahkan diri pada Allah tanpa berupaya..
jika orang tersebut berhasil mewujudkannya,sungguh betapa beruntungnya dia..
karna Allah masih memberikan kesempatan itu padanya..
sayangnya,tak semua orang yang memiliki mimpi bisa berhasil mewujudkan mimpinya..
beberapa di antara mereka yang hanya bermimpi dan tak sungguh-sungguh mewujudkannya..
ada yang berusaha u/ mewujudkannya namun gagal dan Allah menggantinya dengan pilihan lain yang tenyata tak pernah dia duga sebelumnya..

dan saya pernah mengalami poin ke-2.
ya..mungkin ini masih bisa dikatakan adalah hal yang biasa saja..
tapi disinilah awal penentuan..

dulu..
saya pernah memiliki keinginan untuk bersekolah di salah satu sekolah terbaik di kota saya..
beragam jalur saya tempuh agar bisa diterima di sekolah tersebut hingga terbaring sakit pun saya tak peduli..
yang konon, sekolah itu adalah sekolah andalan kota ini sejak lampau dan memang sudah menjadi tradisi kalau lulusan dari sekolah lama saya itu pasti akan diterima di sekolah idaman saya tsb..

namun..
Allah berkehendak lain..
walaupun beribu cara telah ku tempuh ternyata mungkin bukan disitulah tempatku..

akhirnya..
saya pun bersekolah di salah satu sekolah yang juga termasuk sekolah favorit di kota kelahiran saya ini..
pada awalnya,
saya sempat agak kecewa karena mimpi saya tidak berjalan sempurna..
karena adanya beberapa faktor ''x'' ..
seiring berjalannya waktu..
saya berusaha untuk menerimanya..
dan saya berpikir..
Allah pasti punya rencana yang indah untuk saya..
hanya saja mungkin rencana itu tidak harus seperti yang saya inginkan..
tapi bisa saja Allah berkehendak lain..
selain itu..
saya seharusnya bisa lebih bersyukur..
karena ada ribuan anak yang berniat untuk masuk di sekolah-sekolah unggulan di kota ini..
namun gagal..
sedangkan saya..
Allah masih memberikan saya kesempatan itu..

Ternyata..
rencana indah itu memang ada..
sungguh saya benar-benar merasakannya..
selama saya bersekolah disini..
hingga tahun terakhir saya di sekolah ini..
ada berbagai  kejadian suka duka yang telah terjadi..
kejadian-kejadian itu mengiringi langkah saya untuk menentukan awal yang baru kelak..
dan saya takkan pernah menyesali hal itu lagi..



Beribu ucapan terima kasih dan rasa syukur saya ucapkan pada ..
  • Allah,Sang Penguasa Alam Semesta ini.. 
         karena Allah masih menyayangi saya.. Dia masih memberikan saya kesempatan kedua dan masih    
         memberikan berjuta kenikmatan tiada tara
  • Keluaraga saya..
          yang tak henti-hentinya mendukung saya..baik secara lahir dan juga batin..
          saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membawa senyum kemenangan pada mereka..
  • Teman-teman saya 
          tanpa perhatian dan dukungan kalian mungkin diriku juga tidak mungkin menjadi seperti sekarang 

Saya akan tetap belajar untuk lebih menghargai hidup saya..
Saya takkan pernah menyerah..
Saya masih memiliki berjuta mimpi yang ingin saya raih..
Walaupun saya pernah mengalami kegagalan..
Tetapi jangan sampai kegagalan itu akan membuat saya akan menjadi terpuruk..
ganbatte kudasai..
^^

by: araadee 

Harapan..

Ya Allah..
Ijinkanlah hambamu ini..
Tuk mendapatkan kesempatan yang sama..
Seperti yg terjadi beberapa tahun silam..


Kejadian yang sederhana..
Bisa dikatakan beberapa orang menganggapnya seperti itu..
Tapi ntah mengapa bagiku..
Kejadian itu adalah hal terindah yg mengisi perjalanan hidupku...


Hamba hanya ingin bisa melihat mereka kembali tersenyum..
Hamba sayang mereka..
Hamba tak ingin mengecewakan mereka..

Mungkin hanya dengan ini saja yang dapat hamba lakukan..
Karna sampai kapan pun hamba takkan bisa membalas kasih sayang mereka..
Bahkan dengan harta benda sekalipun...


Ya Allah..
Hamba berserah diri kepada-Mu..
Berikan hamba petunjuk-Mu..
Berikan hamba jalan yang terbaik..



by: araadee..


Selasa, 27 Oktober 2009

Permintaan Ibu

"Hanya kamu harapan Ibu, sungguh aku hanya berharap padamu..." kata Ibuku dengan nada sedih. Matanya yang semula berkaca-kaca kini nampak mulai ada air jernih yang menetes. Ya Allah, jangan buat dia bersedih, aku paling tak tega melihatnya menangis.

Malam itu kami hanya berdua di kamar ibuku di kampung halaman sana. Kebetulan aku beserta keluarga sedang mudik karena ada tasyakuran pernikahan adik bungsuku.


Setiap aku mudik, aku selalu meluangkan waktu untuk bermesraan dengan ibuku. Berduaan, saling curhat dan saling berbagi rasa suka dan duka. Momen-momen intim seperti inilah yang selalu kurindu.

Seperti malam itu, ketika tamu-tamu sudah pulang. Tinggal badan yang kecapekan karena seharian bahkan sejak beberapa hari sebelumnya sibuk menyiapkan segala macam urusan tasyakuran, kami berdua sambil tidur-tiduran di kamar ibu mulai saling curhat. Lebih banyak ibu yang curhat dan aku sebagai pendengar setia.

Ibuku yang kuyakin amat sangat capek kala itu bahkan masih mampu memijit dan 'ngerokin' badanku. Aku hanya suka dipijit atau dikerokin oleh ibu, lain tidak. Kerokan ibu sungguh sangat halus dan lembut. Tak pernah membuatku merasa kesakitan sama sekali, sebaliknya justru membuat badanku yang masuk angin langsung sembuh.

Glekkk. Oh ibu, sedih nian.
Mungkin aku tak sesempurna yang ibu bayangkan. Tapi aku memang selalu berusaha untuk senantiasa mendoakan mereka setiap hari.

"Tahu kan nak bahwa setelah ibu meninggal nanti, hanya doa anak-anak shaleh/shalehah lah yang kan mampu menjadi penolong..." lanjutnya mengulang nasehat yang selalu diulang-ulang baik melalui telpon maupun di saat intimate momen seperti ini.

"Iya bu.." aku mengangguk. Meski telah beratus kali atau bahkan ribuan kali aku mendengarnya namun aku tak pernah merasa bosan dengan nasehat ibu.
"Ibu nggak pernah berharap balasan apa-apa dari kalian, ibu hanya ingin didoakan..itu saja..."  katanya.

See... that simple! permintaan sesederhana itu apakah kamu masih berat juga memenuhinya.. bisik suara batinku. Bukankah pengorbanan beliau jauh..jauh lebih berat dari itu sejak dari mengandungmu, membiaya sekolahmu, mengasuhmu dan bahkan menjadi tempat sampah curahan hatimu ketika kamu sudah berumah tangga sendiri...  lanjut suara batin itu terus menggema dalam relung hatiku.

"Insya Allah bu.. saya akan selalu mendoakan, ingatkan bila suatu saat terlupa.." jawabku menenangkan ibu. Tampak segurat senyum di bibir tuanya yang mulai keriput. Dia beringsut, aku memeluknya dalam haru.

Sungguh ibu, aku berjanji takkan pernah melupakan satu-satunya permintaanmu ini. Ya Allah, ingatkan aku bila suatu saat aku terlupa..


copas dari salah satu website

Persahabatan by Kahlil Gibran

Sahabat adalah pemenuhan kebutuhan jiwa.

Dialah ladang hati, yang ditaburi dengan kasih dan dituai dengan penuh rasa terima kasih.

Sahabat adalah naungan sejuk keteduhan hati dan api unggun kehangatan jiwa, karena akan dihampiri kala hati gersang kelaparan dan dicari saat jiwa mendamba kedamaian

Ketika ia menyampaikan pendapat, kalbu tak kuasa menghadang dengan bisikan kata “tidak”, dan tak pernah khawatir untuk menyembunyikan kata “ya”

Bilamana dia terdiam tanpa kata hati senantiasa mencari rahasianya

Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala fikiran, hasrat, dan keinginan terangkum bersama, menyimpan keutuhan dengan kegembiraan tiada terkirakan.

Ketika tiba saat perpisahan janganlah ada duka, sebab yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan.

Seperti gunung yang nampak lebih agung dari padang dan ngarai.

Lenyapkan maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.

Karena cinta berpamrih yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya,

bukanlah cinta, tetapi sebuah jaring yang ditebarkan ke udara

hanya menangkap kekosongan semata

Persembahkan yang terindah bagi persahabatan. Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah diamengenali pula musim pasangmu.Karena persahabatan kan kehilangan makna jika mencarinya sekadar bersama guna membunuh waktu
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu

Sahabat kan mengisi kekuranganmu bukan mengisi kekosonganmu.

Dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa kegirangan

Berbagi duka dan kesenangan Karena dalam rintik lembut embun, hati manusia menghirup fajar yang terbangun dan kesegaran gairah kehidupan.